background

IP Tables (IPChains)

IPTables merupakan salah satu firewall popular dan powerfull yang tersedia di sistem operasi Linux.

Fungsi : untuk konfigurasi, merawat dan memeriksa rules tables (tabel aturan) tentang filter paket IP yang terdapat di kernel linux

Iptables memiliki 4 tabel aturan yaitu filter, nat, mangle dan raw
.
1. Filter
    Untuk melakukan pemfilteran/penyaringan paket data apakah paket tersebut      
    akan di  
    DROP, LOG,ACCEPT atau REJECT
2. NAT
    Melakukan Network Address Translation yang merupakan pengganti alamat 
    asal atau   
    tujuan dari paket data
3. Mangle
    Untuk melakukan penghalusan (mangle) paket data seperti TTL, TOS, dan
    MARK
4. raw
    Untuk mengkonfigurasi pengecualian dari connection tracking bersama-sama 
    Dengan NOTRACK

Pada table terdapat chains (rantai) yang berisi rules / aturan yang berbeda-beda. Chains pada table filter yaitu INPUT, FORWARD dan OUTPUT.
INPUT untuk paket yang disiapkan untuk soket lokal atau komputer kita sendiri atau untuk mengatasi paket data yang masuk
FORWARD untuk paket yang diarahkan / routing ke box atau untuk mengalihkan paket yang dating
OUTPUT untuk paket yang di generate / dibuat sendiri atau untuk menghasilkan paket data yang akan diteruskan
Contoh kegunaan iptables:

Komputer A, B dan C mengirim paket data kepada komputer D yang sudah dilengkapi iptables. Pada konfigurasi iptables dibuat pernyataan bahwa hanya paket yang memiliki huruf a yang boleh diterima komputer D, selain itu ditolak semua. Dan hasilnya, hanya komputer a saja yang bisa mengirimkan paket dan diterima komputer D.
Sintaks IPTables: iptables command


Paket-paket yang masuk akan di periksa, apakah rusak, salah informasi atau tidak, kemudian di berikan ke chain INPUT
Keputusan yang diambil untuk suatu paket dapat berupa :
1. ACCEPT
    Menerima paket dan diproses lebih lanjut oleh kernel
2. DRO
    Menolak paket tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
3. REJECT
    Mengembalikan paket ke asalnya dngan pesan kesalahan ICMP
4. LOG
    Melakukan log (pencatatan) terhadap paket yang bersesuaian
5. RETURN
    Untuk chain user-defined akan dikembalikan ke chain yang memanggil, 
    sedangkan untuk chain
    INPUT, OUTPUT dan FORWARD akan dijalankan kebijakan default.
6. Mengirim ke chain user-defined